RSS Subscription

Subscribe via RSS reader:
Subscribe via Email Address:
 
Tampilkan postingan dengan label Skripsi Manajemen. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Skripsi Manajemen. Tampilkan semua postingan

Analisis Kinerja Perusahaan Sebelum Dan Sesudah Melakukan SEO (Seasoned Equity Offerings)

Posted By CAMPUS On 11.14 1 komentar
Abstraksi Penelitian
Seasoned Equity Offerings merupakan penawaran saham tambahan yang dilakukan perusahaan yang listed di pasar modal, diluar saham yang terlebih dahulu beredar di masyarakat melalui Initial Public Offerings (IPO). Secara umum Seasoned Equity Offerings, dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu: pertama, melalui mekanisme right issue, dan melalui mekanisme second offerings, third offerings, dan seterusnya.Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Rumusan masalah yang akan diteliti adalah :” Apakah kinerja keuangan perusahaan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia setelah Seasoned Equity Offerings akan lebih buruk secara signifikan dibandingkan dengan sebelum melakukan Seasoned Equity Offerings?”

Untuk menentukan sampel dalam penelitian ini digunakan metode teknik purposive sampling, yaitu teknik pengambilan sampel berdasarkan pertimbangan-pertimbangan tertentu yang didasarkan untuk tujuan penelitian. Dari populasi yang ada diambil sampel dengan kriteria sebagai berikut:
Dari populasi yang ada diambil sampel dengan kriteria sebagai berikut:
1.Perusahaan yang listing di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan pernah melakukan Seasoned Equity Offerings pada tahun 1998-2003.
2.Perusahaan yang menerbitkan laporan keuangan tahunan secara kontinyu dalam periode tahun 1995 – 2006.
Berdasarkan hasil olahan data dapat diperoleh hasil penelitian antara lain; Berdasar hasil pengujian korelasi paired samples t test menunjukkan hasil korelasi antara kedua variabel sangat erat dan benar-benar berhubungan secara nyata.serta paired samples t test, Ho diterima atau likuiditas perusahaan setelah melakukan SEO lebih baik dibandingkan dengan sebelum melakukan SEO. Hubungan debt to equity ratio perusahaan sebelum dan sesudah melakukan Seasoned Equity Offerings adalah sangat tidak erat dan benar-benar tidak berhubungan secara nyata. Tingkat leverage perusahaan setelah melakukan SEO lebih baik dibandingkan dengan sebelum melakukan SEO. Korelasi antara profitability ratio perusahaan sebelum dan sesudah melakukan Seasoned Equity Offerings adalah sangat tidak erat dan benar-benar tidak berhubungan secara nyata. Tingkat profitabilitas perusahaan setelah melakukan SEO tidak lebih baik dibandingkan dengan sebelum melakukan SEO. Berdasar hasil pengujian korelasi paired samples t test menunjukkan antara korelasi antara Perputaran Aktiva perusahaan sebelum dan sesudah melakukan Seasoned Equity Offerings adalah sangat erat dan benar-benar berhubungan secara nyata dan tingkat perputaran aktiva perusahaan setelah melakukan SEO lebih baik dibandingkan dengan sebelum melakukan SEO. Berdasar perhitungan paired samples t test, tingkat perputaran aktiva perusahaan setelah melakukan SEO lebih baik dibandingkan dengan sebelum melakukan SEO.

Pengaruh Kepuasan Konsumen Atas Atribut-Atribut Service Recovery Terhadap Niat Menggunakan Ulang Jasa Hotel Inna Simpang Surabaya

Posted By CAMPUS On 11.04 0 komentar
Abstraksi Penelitian
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepuasan konsumen atas atribut-atribut service recovery terhadap niat menggunakan ulang jasa hotel Inna Simpang Surabaya. Peneliti memilih hotel sebagai obyek penelitian karena pada bidang jasa hotel rentan terhadap keluhan atas pelayanan yang diberikan. Sedangkan Hotel Inna Simpang dipilih karena setelah dilakukan studi awal ternyata ditemukan banyak keluhan yang masuk baik itu yang disebabkan pihak hotel sendiri maupun rekanan hotel Inna Simpang yaitu salah satunya adalah agen perjalanan dan armada taxi. Konsumen yang diteliti adalah konsumen yang dijumpai dimana mereka pernah mengalami ketidakpuasan dan kemudian mengajukan keluhan kepada pihak hotel serta konsumen tersebut terlibat dalam pembuatan keputusan pemilihan hotel yang akan dipakai. Penelitian ini dilakukan mengingat pentingnya menangani keluhan konsumen secara memuaskan, sehingga lebih banyak kesempatan bagi konsumen yang terlibat untuk tetap loyal dan kemudian melakukan pembelian ulang (Lovelock dan Wright, 1999: 137). Karena biaya mencari konsumen baru sekitar lima sampai sepuluh kali lebih mahal daripada biaya untuk memelihara konsumen yang ada (Milyati Arsiani, 1999:120. Selanjutnya penanganan keluhan konsumen ini disebut sebagai service recovery.

Variabel bebas yang digunakan dalam penelitian ini adalah kepuasan atas kompensasi, kepuasan atas kecepatan merespon, kepuasan atas permintaan maaf, dan kepuasan atas inisiatif perbaikkan sedangkan variabel tergantungnya adalah niat penggunaan ulang jasa hotel Inna Simpang Surabaya.

Jumlah kusioner yang dipakai dalam sampel penelitian ini adlah sebanyak 100 responden. Jawaban kusioner di dapat dengan cara penyebaran kusioner dalam hotel Inna Simpang Surabaya. Dengan Teknik Pearson Product Moment dan teknik crocbach alpha, data penelitian ini telah memenuhi syarat validitas dan reabilitas. Sedangkan teknik analisis yang digunakan adalah teknik analisis regresi linier berganda dan perhitungannya dilakukan dengan bantuan program SPSS 10.00 for windows

Model persamaan regresi linier berganda yang diperoleh dari hasil penelitian adalah: Y= - 0,623 + 0,385 X1 + 0,311 X2 + 0,308 X3 + 0, 216 X4, berdasarkan hasil analisis tersebut ditarik kesimpulan bahwa variabel bebas (terdiri dari kepuasan atas kompensasi, kepuasan atas kecepatan merespon, kepuasan atas permintaan maaf, dan kepuasan atas inisiatif perbaikkan) yang digunakan memiliki pengaruh yang signifikant baik secara parsial maupun simultan terhadap variabel tergantung (niat penggunaan ulang jasa hotel Inna Simpang Surabaya). Hal ini bisa dilihat dari hasil uji t dan uji F yang dilakukan.

Nilai koefisien korelasi (R) adalah 0,835 atau 83,5% dan bertanda positif menandakan bahwa hubungan yang terjadi adalah hubungan searah. Nilai koefisien determinasi (R2) atau R square adalah 0,697. Hal tersebut menunjukkan bahwa dari persamaan tersebut, sebesar 69,7% dari perubahan Y dipengaruhi oleh empat variabel yang diteliti. Sedangkan sisanya 30,3% dipengaruhi oleh variabel lain diluar variabel bebas yang digunakan tersebut. Variabel lain yang mungkin bisa mempengaruhi misalnya kepuasan konsumen atas arstektur dari hotel Inna Simpang Surabaya, dimana menggunakan gaya khas Jawa Timuran, kepuasan atas pelayanan yang baik, switching cost serta faktor lainnya yang dapat mempengaruhi konsumen menggunakan ulang jasa hotel Inna Simpang Surabaya.

Analisis Manfaat Analisis Pekerjaan Dalam Perancangan Sistem Informasi Sumber Daya Manusia Pada PT. Adhi Karya, tbk

Posted By CAMPUS On 11.58 0 komentar
Abstraksi Penelitian
Dewasa ini semakin dipahami bahwa memiliki informasi dan memahami pentingnya informasi tentang sumber daya manusia yang terdapat dalam suatu organisasi merupakan salah satu tantangan yang harus dihadapi dalam kehidupan organisasional. Dikatakan tantangan oleh karena tanpa informasi tersebut suatu organisasi tidak mungkin atau sulit mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk memandapatkan sumber daya manusia semaksimal mungkin.

Tantangan demikian menjadi lebih jelas lagi terlihat apabila diingat bahwa hanya berdasarkan informasi yang mutkhir, lengkap dan dapat dipercayalah analisis pekerjaan dapat dilakukan secara tepat. Dengan perkataan lain melalui system informasi sumber daya manusia yang demikian dapat ditingkatkan produktivitas suatu organisasi dalam rangka pencapian tujuan dan sasarannya. Artinya, dalam usaha meningkatkan produktivitas, efisiensi dan efektivitas pelaksanaan berbagai kegiatan dalam organisasi serta dalam usaha meningkatkan mutu hasil pekerjaan, titik tolak yang paling tepat adalah pengetahuan yang mendalam tentang berbagai kegiatan yang diselenggarakan oleh setiap orang dalam organisasi. Kegiatan analisis pekerjaan merupakan hal yang sangat penting bagi suatu organisasi. Dikatakan demikian karena berbagai tindakan dalam pengelolaan sumber daya manusia tergantung pada informasi tentang analisis pekerjaan yang telah dilakukan. Teori manajemen sumber daya manusia memberi petunjuk bahwa ada paling sedikit sepuluh kegiatan pengelolaan sumber daya manusia yang penyelenggaraannya dengan baik didasarkan pada informasi yang berhasil dikumpulkan dan diolah. Fenomena diatas menjadi daya tarik tersendiri bagi penulis untuk mengupas mengenai seberapa besar manfaat analisis pekerjaan dalam proses pembentukkan Sistem Informasi Sumber Daya Manusia (SISDM), dan seperti apa wujud dari manfaat analisis pekerjaan itu sendiri.

Dalam kajian ini, penulis menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan metode studi kepustakaan (libarary research) yaitu penelitian yang dilakukan dengan cara membaca buku-buku dan sumber-sumber yang dianggap penting dan ada kaitannya dengan penelitian yang dilakukan, terutama yang berhubungan dengan analisis pekerjaan dan sistem informasi sumber daya manusia. Juga penggunaan teknik analisis diskripitif dengan menggambarkan atau menjelaskan laporan teori yang kemudian dibandingkan dengan hasil survei, untuk mengetahui ada tidaknya kesesuaian

Dari penelitian yang telah dilakukan oleh penulis yang dikaitkan dengan analisis pekerjaan dan Sistem Informasi Sumber Daya Manusia (SISDM), pada penerapannya dalam perusahaan, analisis pekerjaan memang memberikan manfaat bagi perancangan sistem informasi sumber daya manusia perusahaan. Dikarenakan informasi dari hasil analisis pekerjaan merupakan salah satu sumber data dalam perancangan SISDM. Namun hubungan keduanya tidak hanya berhenti pada analisis sebagai sumber data bagi SISDM, akan tetapi SISDM sendiri dijadikan bahan untuk melakukan analisis pekerjaan selanjutnya. Sebagai akibat adanya pemuktahiran data (perubahan sesuai perkembangan informasi yang diperoleh berupa input data terbaru).


Pengaruh Ability (kemampuan) Dan Motivasi Terhadap Prestasi Kerja Karyawan PT. Meco Inoxprima Sepanjang Sidoarjo

Posted By CAMPUS On 11.54 0 komentar
Abstraksi Penelitian
Syarat yang harus dipenuhi suatu perusahaan agar dapat sukses dalam persaingan adalah berusaha mencapai tujuan untuk menciptakan dan mempertahankan pelanggan. PT. Meco Inoxprima adalah perusahaan yangbergerak dalam bidang plan engineering dengan total tenaga kerja 350 orang dengan staff 116 orang sedangkan pada bagian produksi 234 orang.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara ability ( kemampuan ) dan motivasi terhadap prestasi kerja karyawan PT. Meco Inoxprima Sepanjang-Sidoarjo. Objek yang digunakan dalam penelitian ini adalah karyawan bagian produksi PT. Meco Inoxprima.
Dalam penelitian ini menggunakan teori A. A. Prabu Mangkunegara yang menyatakan bahwa Ability ( kemampuan ) dan motivasi berpengaruh terhadap prestasi kerja karyawan.
Variabel bebas yang digunakan dalam penelitian ini adalah ability ( kemampuan ) ( X1 ) dan motivasi ( X2 ). Sedangkan variabel tergantungnya adalah prestasi kerja yang pengerjaannya dilakukan dengan menggunakan bantuan SPSS 11,5 for windows dengan hasil persamaan regresi sebagai berikut :

Y = 1,836 + 0,283 X1 + 0,154 X2

Persamaan regresi diatas menunjukkan bahwa semua koefisien berganda positif yang berarti semua variabel bebas yang dimasukkan dalam model memiliki arah perubahan yang searah dengan variabel terikatnya, artinya apabila variabel bebas naik dengan asumsi variabel terikatnya juga ikut naik.

Dari hasil analisis diperoleh kesimpulan bahwa variabel bebas yang digunakan mempunyai pengaruh yang signifikan baik secara simultan maupun secara parsial terhadap variabel terikat. Hal ini bisa dilihat dari hasil perhitungan uji statistik F, dimana nilai F-hitung sebesar 11,321 lebih besar dari nilai kritis F-tabel pada taraf signifikansi 5% yaitu sebesar 3,91. sedangkan untuk uji statistik t menunjukkan keseluruhan nilai t-hitung sebesar 2,655 lebih besar dari nilai kritis t-tabel pada taraf signifikansi 5% yaitu sebesar 1,66.


Pengaruh karakteristik individu, karakteristik pekerjaan dan pengalaman kerja terhadap komitmen organisasi PT. Bumi Menara Internusa Surabaya

Posted By CAMPUS On 11.49 0 komentar
1.1. Latar Belakang
Komitmen karyawan bagi sebuah perusahaan sangat penting baik bagi karyawan maupun organisasi, karena dianggap sebagai outcome yang positif. Sebab komitmen karyawan yang tinggi terhadap organisasi memungkinkan seseorang karyawan yang memperlihatkan keinginan kuat untuk tetap menjadi anggota organisasi, kemudian karyawan tersebut bersedia untuk berusaha sebaik mungkin demi kepentingan organisasi tersebut serta tingkat kepercayaan yang tinggi akan tujuan dan nilai-nilai organisasi yang melekat pada dirinya.

Agar karyawan mempunyai komitmen organisasi yang tinggi, dibutuhkan karyawan yang profesional dan handal dalam bidangnya. Hal tersebut, ditandai beberapa organisasi yang memasukkan unsur komitmen sebagai salah satu syarat untuk memegang suatu jabatan/posisi yang ditawarkan dalam iklan-iklan lowongan pekerjaan. Sehingga pemahaman tersebut sangatlah penting agar tercipta kondisi kerja yang kondusif sehingga perusahaan dapat berjalan secara efisien dan efektif.

Adanya perbedaan keinginan dan harapan konsumen, karyawan dituntut bekerja secara baik. Dalam arti sesuai dengan persepsi pelanggan, yaitu karyawan harus bersikap sabar, teliti, tenang dan telaten dalam menyelesaikan tugasnya. Agar dapat merealisasikan ini semua dibutuhkan komitmen yang tinggi dari karyawan.

Menurut pendapat Mchinsky (1987) yang dikutip Tri Mardiana (2004:24), menyatakan bahwa komitmen karyawan pada organisasi dapat dipengaruhi sejauh mana perusahaan mampu menyeleksi orang-orang yang diperkirakan mempunyai komitmen terhadap organisasi, sedangkan campur tangan organisasi mengandung pengertian sejauh mana perusahaan dpat melakukan sesuatu yang membuat karyawan memiliki komitmen pada organisasi.

Dan pendapat Steers dan Porters (1983) yang dikutip oleh Tri Mardiana (2004:27) faktor-faktor yang mempengaruhi komitmen organisasi adalah (1) karakteritik individu termasuk masa jabatan dalam organisasi dan variasi kekuatan kebutuhan seperti kebutuhan berprestasi,(2) karakteristik pekerjaan seperti identitas tugas dan kesempatan berinteraksi dengan rekan sekerja, (3) pengalaman kerja, seperti keterandalan organisasi yang terlihat dimasa lampau dan cara-cara pekerja lainya memperbincangkan dan mengutarakan perasaan mereka mengenai organisasi, dan (4) karakteristik struktural seperti tingkat formalisasi, ketergantungan fungsional dan desentralisasi.

Persoalan komitmen bukan hanya merupakan kreiteria evaluasi, namun lebih dari itu yang merupakan pendukung efektivitas organisasi. Para karyawan dengan komitmen organisasi yang tinggi akan memberikan tingkat kepercayaan dan memiliki keinginan untuk tetap ada di dalam organisasi tersebut. Menurut pendapat Mitchel (1982:136) memandang komitmen organisasi sebagai suatu orientasi nilai terhadap kerja yang menunjukkan bahwa individu sangat memikirkan pekerjaannya, pekerjaan yang memberikan kepuasan hidup, dan pekerjaan memberikan status bagi individu.

PT. Bumi Menara Internusa merupakan sebuah perusahaan yang bergerak dibidang pembekuan udang dan beraneka ragam ikan laut yang siap diekspor keluar negeri dan didistribusikan ke dalam negeri. Agar udang yang dibekukan tetap segar dan sesuai dengan keinginan dan kebutuhan pelanggan, diperlukan komitmen karyawan yang tinggi terhadap perusahaan. Komitmen karyawan yang tinggi ditandai dengan adanya orang-orang yang bersedia berusaha demi kepentingan perusahaan, loyal dan terlibat secara penuh dalam usaha meraih tujuan dan kelangsungan hidup perusahaan.

Penelitian ini berusaha menggali lebih dalam tentang pengaruh karakteristik individu, karakteristik pekerjaan dan pengalaman kerja terhadap komitmen organisasi PT. Bumi Menara Internusa Surabaya. Oleh karena itu judul yang diajukan dalam penelitian ini adalah: “ Pengaruh karakteristik individu, karakteristik pekerjaan dan pengalaman kerja terhadap komitmen organisasi PT. Bumi Menara Internusa Surabaya”.

1.2. Perumusan Masalah
Berdasarkan uraian di atas, maka masalah yang di bahas dalam penelitian ini dapat di rumuskan sebagaimana berikut:
1. Apakah karakteristik individu, karakteritik pekerjaan dan pengalaman kerja secara bersama-sama (simultan) mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap komitmen organisasi karyawan PT. Bumi Menara Internusa Surabaya di Surabaya?
2. Apakah karakteristik individu, karakteritik pekerjaan dan pengalaman kerja secara sebagian (parsial) mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap komitmen organisasi karyawan PT. Bumi Menara Internusa Surabaya di Surabaya?
3. Dari ketiga faktor tersebut diatas (karakteristik individu, karakteritik pekerjaan dan pengalaman kerja) mana yang paling dominan terhadap komitmen organisasi karyawan PT. Bumi Menara Internusa Surabaya di Surabaya?

1.3. Tujuan Penelitian
Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah:
1. Untuk mengkaji pengaruh karakteristik individu, karakteritik pekerjaan dan pengalaman kerja terhadap komitmen organisasi karyawan PT. Bumi Menara Internusa Surabaya di Surabaya secara bersama-sama (simultan).
2. Untuk mengkaji pengaruh karakteristik individu, karakteritik pekerjaan dan pengalaman kerja terhadap komitmen organisasi karyawan PT. Bumi Menara Internusa Surabaya di Surabaya secara sebagian (parsial).
3. Untuk mengkaji pengaruh paling dominan dari ketiga faktor tersebut diatas (karakteristik individu, karakteritik pekerjaan dan pengalaman kerja) terhadap komitmen organisasi karyawan PT. Bumi Menara Internusa Surabaya di Surabaya

1.4. Manfaat Penelitian
Manfaat yang dapat diperoleh dari penelitian ini adalah sebagai berikut :
1. Memberikan informasi kepada manajemen mengenai besarnya pengaruh karakteristik individu, karakteritik pekerjaan dan pengalaman kerja terhadap komitmen organisasi.
2. Memberikan kesempatan kepada penulis untuk mengkaji teori yang telah diterima selama masa perkuliahan.
3. Manambah informasi (referensi) bagi pihak lain yang mengadakan penelitian lebih lanjut.

1.5. Sistematika Penulisan Skripsi
Sistematika skripsi ini disusun dalam urutan sebagai berikut:
Bab I Pendahuluan
Bab ini membahas mengenai latar belakang masalah yang merupakan landasan pemikiran secara garis besar yang menimbulkan minat untuk melakukan penelitian.Dalam bab ini juga dibahas tujuan dan manfaat penelitian.
Bab II Tinjauan Pustaka
Bab ini membahas landasan teori yang mengemukakan berbagai teori, konsep dan argumentasi untuk membantu memecahkan masalah penelitian yang telah dirumuskan.
Bab III Metode Penelitian
Bab ini mengemukakan pendekatan penelitian yang digunakan oleh penulis dan membahas mengenai jenis dan tata cara perolehan yang digunakan dalam menunjang penyelesaian penelitian,serta mengungkapkan teknik yang digunakan .
Bab IV Hasil dan Pembahasan
Bab ini mengemukakan hasil dan pembahasan penelitian.Dalam bagian ini harus dijelaskan mengenai gambaran umum subyek penelitian,deskripsi hasil penelitian,serta pembahasan hasil penelitian berdasarkan berbagai teori,konsep dan argument yang telah dikemukakan.
Bab V Simpulan dan Saran
Pada bab ini berisi kesimpulan mengenai pembahasan serta saran yang mungkin dapat diterapkan untuk memperbaiki keadaan perusahaan yang bersangkutan dan sekaligus penutup dari skripsi ini.



Scarcity In Islamic Economic Perspective (Studi Kritis Atas Esai Populasi Thomas R. Malthus)

Posted By CAMPUS On 11.47 0 komentar
Abstraksi Penelitian
Dalam banyak literatur ekonomi modern, ekonomi dipahami sebagai suatu studi ilmiah yang mengkaji bagaimana orang per orang atau kelompok-kelompok masyarakat menentukan pilihan. Pilihan harus dilakukan manusia pada saat mereka akan memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari. Pilihan itu memang harus dilakukan dikarenakan keterbatasannya sumber daya (limited resources) atau alat pemuas kebutuhan.

Mungkin pembahasan tentang kelangkaan sumber daya (scarcity of resources) merupakan pembahasan yang sangat klasik, hal ini terlihat dari beberapa literatur ekonomi dari karya beberapa tokoh ekonom baik Kapitalis, Sosialis maupun Islam. Pembahasan tentang scarcity merupakan pembahasan yang kelihatan sepele namun memiliki implikasi yang begitu besar pada aktivitas perekonomian. Ketiga sistem itu memandang scarcity secara berbeda. Walaupun dalam kenyataannya antara sistem ekonomi Kapitalis dan Sosialis memandang bahwa scarcity of rsources adalah penyebab dari kurang maksimalnya pemenuhan kebutuhan dan keinginan manusia yang tidak terbatas (unlimited needs and wants). Kapitalis dan Sosialis menempatkan scarcity sebagai problem utama perekonomian, sedang Islam menempatkannya sebagai problem cabang (furu’).
Penelitian ini secara sederhana menggunakan metode kualitatif dengan jenis library research dan fokus pada life history (studi tokoh). Penelitian ini, memang diarahkan untuk mendeskripsikan pemikiran tokoh Thomas R. Malthus yang terkenal dengan Malthusian Doctrine-nya yang hingga saat ini tetap kontroversial. Memang jika di kaji lebih dalam, akan di dapati korelasi antara Malthusian Doctrine dengan scarcity disinilah tujuan dari metode ini digunakan. Metode ini didukung oleh beberapa pendekatan guna memperoleh gambaran yang komprehensif tentang pemikiran Malthus. Di akhir dari metode penelitian, peneliti menggunakan beberapa teknik analisis data yang bertujuan untuk menemukan dan menggali perspektif teoritis dan empiris guna formulasi teori (theory building).
Adapun penelitian ini dilakukan guna untuk menjawab persoalan yang terjadi yang telah dirumuskan dalam rumusan masalah sebagaimana yang telah disesuaikan dengan judul penelitian. Yaitu; bagaimanakah perbedaan dan persamaan scarcity dalam pandangan Malthus dan Islam? Dan bagaimanakah solusi Islam dalam mengatasi problem scarcity?
Dari hasil formulasi teori (theory bulding) ini diharapkan penelitian ini dapat bermanfaat sebagai problem solving perekonomian kita.


Pengaruh Analisis Laporan Keuangan Terhadap Keputusan Investasi Pada Perusahaan Food And Beverages (Makanan Dan Minuman)

Posted By CAMPUS On 11.34 0 komentar
Pengaruh Analisis Laporan Keuangan Terhadap Keputusan Investasi Pada Perusahaan Food And Beverages (Makanan Dan Minuman) Yang Terdaftar Pada Bursa Efek Surabaya (Bes) Periode 2001 - 2005

Penelitian ini dilakukan berdasarkan laporan keuangan perusahaan - perusahaan makanan dan minuman yang terdaftar pada bursa efek surabaya (BES), yang telah memenuhi syarat sebagai perusahaan yang boleh dilakukan penelitian kerena sudah terdaftar pada bursa efek surabaya 2001 - 2005,dan perusahaan yang masih aktif diperdagangkan di pasar sekunder, dan memiliki laporan keuangan terlengkap dari perusahaan tahun 1999 sampai tahun 2001. Dengan judul : Pengaruh Analisis Laporan Keuangan Terhadap Keputusan Investasi Pada Perusahaan Food and Beverages (Makanan dan Minuman) Yang Terdaftar Pada Bursa Efek Surabaya (BES) Periode 2001 - 2005. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh analisis laporan keuangan terhadap pengambilan keputusan investasi.

Dari pengolahan data dengan bantuan SPSS 11.0 for windows diperoleh hasil sebagai berikut:
Model persamaan regresi linier berganda adalah : Y = 2,523 -0,001 X1 -8,225E-07 X2 -1,789E-05 X3 + 4,004E-05 X4 + 0,047 X5 + e , Nilai koefisien korelasi atau R adalah 0,719 atau 70%. Bertanda positif menunjukkan bahwa korelasi yang terjadi antara variabel X dan Y adalah sangat kuat dengan hubungan tidak searah. Untuk nilai R Square adalah 0,517 atau 50% artinya pada perubahan variabel ROI benar - benar nyata dipengaruhi oleh lima variabel bebas dalam model regresi sebesar 50% dan sisanya dipengaruhi oleh variabel lain diluar penelitian ini.
Nilai F hitung sebesar 5,143 yang ternyata lebih besar dari F tabel dengan  = 5% dan df = 24 sebesar 4,26. Hal ini menunjukan bahwa variabel analisis laporan keuangan secara bersama - sama berpengaruh secarah siknifikan terhadap pengambilan keputusan investasi pada perusahaan makanan dan minuman periode 2001 - 2005.
Untuk uji t didapat nilai t hitung untuk CR adalah -0,224, QR adalah -1,585, DER adalah -0,295, DAR adalah 0,843, dan TAT adalah 1,907 dengan nilai t tabel sebesar I,71, t hitung untuk CR, QR dan DER lebih kecil dari t tabel itu berarti secara individual analisis laporan keuangan yang ditunjukan oleh curren ratio (CR), quick ratio (QR), dan debt to equity ratio (DER) tidak mempengaruhi secarah siknifikan pengambilan keputusan investasi pada perusahaan makanan dan minuman periode 2001 -2005.
Sedangkan untuk t hitung DAR adalah 0,843, dan TAT adalah 1,907 pada level siknifikan 0,005% lebih besar dari t tabel yaitu 1,71,maka dengan demikian dugaan yang menyatakan bahwa analisis laporan keuangan yang ditunjukan oleh debt to assets ratio (DAR)dan total assets turnover (TAT) mempengaruhi pengambilan keputusan investasi terbukti secara nyata.


Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Motivasi Kerja Karyawan PT. Meco Inoxprima Sepanjang Sidoarjo

Posted By CAMPUS On 11.28 0 komentar
Faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi kerja karyawan sangatlah penting dan harus diperhatikan oleh setiap manajer pada perusahaan. Faktor-faktor tersebut dapa dibagi menjadi dua yaitu faktor Intern dan faktor Ekstern. Faktor- faktor Intern merupakan faktor motivasi yang ada dalam diri setiap manusia. Sedangkan faktor Ekstern merupakan faktor motivasi dari luar yang dapat mempengaruhi setiap orang untuk melakukan suatu tindakan.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi motivasi kerja karyawan PT. Meco Inoxprima di Sepanjang –Sidoarjo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan teknik analisa data yaitu Teknik Analisis Faktor pada program SPSS ver.10,5. Jumlah populasi keseluruhan adalah 350 orang yang terdiri dari 116 orang pada bagian manajemen dan 234 orang karyawan bagian lapangan. Sedangkan sample yang diambil adalah 75 sampel.
Dalam penelitian ini menggunakan dasar teori motivasi yang dikemukankan oleh Hezberg. Yang menyebutkan bahwa kepuasan manuisia terdiri dari puas dan tidak puas. Yang selanjutnya diteliti lagi oleh Pittsburgh sehingga melahirkan teori two faktor yaitu Hygiene. Yaitu hal yang menyebabkan ketidakpuasan atau perasaan negative yang meliputi Kebijakan dan administrasi perusahaan (X1.1), Pengawasan (X1.2), Hubungan dengan Pengawas (X1.3), Kondisi Kerja (X1.4), gaji (X1.5), Hubungan dengan rekan sekerja (X1.6), Kehidupan Pribadi (X1.7), Hubungan dengan bawahan (X1.8), Status dan Keamanan (X1.9). Motivator. Yaitu hal yang menyangkut kepuasan kerja dan perasaan positif yang meliputi; tercapainya tujuan (X2.1), Pengakuan (X2.2), pekkerjaan (x2.3), Pertanggung jawaban (X2.4), Peningkatan (X2.5), Pengembangan (X2.6).
Dari hasil olah data yang menggunakan program SPSS ver.10,5 dengan teknik anlisis faktor diketahui bahwa terdapat dua faktor motivasi baru yang terbentu yaitu Faktor Motivasi Intern yang meliputi Hubungan dengan Pengawas dengan nilai faktor loading 0,940, Pekerjaan itu Sendiri dengan loading faktor 0, 936, Pertanggung Jawaban 0,960, Pengembangan 0,805. Faktor Motivasi Ekstern yang meliputi Kondisi kerja dengan nilai loading faktor 0,871, Gaji 0,782, Status dan Keamanan 0,889, dan Tercapainya Tujuan dengan nilai loading faktor 0, 662. Dengan nilai KMO sebesar 0,709 dan Bartlet Test sebesar 542,665 dengan tingkat signifikansi 0,000.
Dari nilai reproduce dan residual dari hasil olah data, serta nalisis validitas dan reliabilitas maka dapat diketahui bahwa model dengan dua komponen group yaitu Motivasi Intern dan Motivasi Ekstern mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap motivasi kerja karyawan PT. Meco Inoxprima Sepanjang-Sidoarjo. Sedangkan variabel 1 dan 2 lainnya dinyatakan gugur.

Pengaruh Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Pelanggan Pada CV. New Aura Transport Service Di Surabaya

Posted By CAMPUS On 11.26 0 komentar
Peningkatan kualitas pelayanan jasa sangat penting bagi pelanggan, yang secara umum dibagi 5 bagian untuk pelanggan yaitu tangibles, reliability, responsiveness, assurance, dan empathy. Alasan perusahaan juga meningkatkan kualitas pelayanan jasa adalah untuk menciptakan kepuasan pelanggan, karena sebagai suatu strategi yang tepat untuk berhasil dan bertahan dalam persaingan yang terus meningkat.

Populasi dalam penelitian ini adalah pelanggan pengguna jasa sentral mobil CV. New Aura Transport Service di Surabaya. Sedangkan Teknik sampling yang digunakan adalah Teknik Accidental sampling. Adapun jumlah sampel ditetapkan sebanyak 100 orang, sehingga sampelnya berjumlah 100 orang. Penelitian ini menggunakan tehnik analisis factor dengan alat statistik SPSS 12,0 for windows.
Berdasarkan hasil olahan data dapat diperoleh hasil penelitian antara lain; nilai KMO (Kaiser Meyer Olkin) dan Bartlett’s Test sebesar 0,663 yang lebih besar dari nilai 0,5 maka kumpulan faktor-faktor tersebut dapat diproses lebih lanjut, dengan menggunakan analisa faktor. Sedangkan nilai Bartletts’ Test sebesar adalah 1113,186 dengan signifikansi 0,000 (dibawah 5%) sehingga bisa disimpulkan model telah memenuhi fungsi ketepatan (goodness of fittest) sebagai syarat untuk bisa dilakukan analisa factor. Selanjutnya dianalisis dengan nilai MSA (Measures of Sampling Adequacy) untuk korelasi matriks, nampak bahwa Faktor Peralatan yang memadai (X1.2) dengan nilai MSA 0,477. Sehingga harus dilakukan analisis factor ulang lagi.
Diperoleh variasi komponen variabel X1 (tangibles) terdiri dari para karyawan bersikap tanggap (X3-1), Karyawan perusahaan yang berpengetahuan luas (X4-1) dan Perusahaan mempunyai kredibilitas yang baik (X4-2). Selanjutnya untuk komponen X2 (reliability), menghasilkan variasi factor-faktor pertanyaan : Pemberian informasi yang mudah dipahami dan jelas (X5-1), Kemampuan memahami kebutuhan pelanggan (X5-2), Perhatian secara individual dari karyawan (X5-3), dan kemudahan untuk dihubungi (X5-4). Kemudian untuk komponen 3 (responsiveness) terdiri dari : Fasilitas yang memadai (X1-1), pelayanan purna yang cepat (X2-1), pelayanan purna yang sudah tepat (X2-2), dan karyawan bersikap sopan (X4-5). Komponen 4 (Assurance) terdiri dari : Kebersihan pengguna jasa rental mobil yang dijamin (X2-5), Kebersihan rental mobil yang dijamin (X2-6), Karyawan bersikap ramah (X4-3), Karyawan bersikap tulus (X4-4), dan pelaksanaan pemberlakuan garansi (X4-6). Dan factor pembentuk komponen variable 5 (emphaty) terdiri dari : Karyawan yang terampil (X1-3), penampilan karyawan (X1-4), Pelayanan dan janji yang sudah sesuai (X2-3) dan jasa yang segera diberikan (X2-4).
Saran yang dapat diberikan pada CV. New Aura Transport Service Surabaya, dalam meningkatkan kepuasan pelanggan : Faktor-faktor kualitas pelayanan : Tangibles, Reliability, Responsiveness, Assurance dan Emphaty harus mendapat perhatian yang sama secara bersamaan (terintegrasi) dalam meningkatkan kepuasan pelanggan pengguna jasa angkutan laut CV. New Aura Transport Service Surabaya, karena sama-sama memiliki pengaruh terhadap kepuasan pelanggan.